Feel The Sweetest Life with Diasweet

Kesehatan adalah kebutuhan di atas primer bagi setiap orang? Ya, kebutuhan di atas primer karena sifatnya yang memang sangat dibutuhkan dan menjadi bagian terpenting dari hidup seseorang. Sobat muda ingat sama semboyan ini, kan?

“Didalam raga yang sehat terdapat jiwa yang kuat”

Maka, kesehatan adalah kunci utama seseorang untuk melakukan aktivitas sehari-hari dan menjadi produktif.

Lalu, bagaimana untuk menjadi sehat? Kesehatan tidak dapat didapat tanpa usaha. Kita perlu berusaha agar tubuh kita ini selalu sehat dan bugar. Faktor penentu kesehatan salah satunya adalah makanan. Makanan yang kita makan sehari-hari dapat memicu suatu penyakit jika makanan yang kita makan terlalu berlebihan atau malah kekurangan. Selain itu, pola makan sebenarnya juga menentukan kesehatan kita. Pola makan yang salah dapat berakibat fatal bagi kesehatan seseorang. Jangan anggap sepele faktor makanan dan pola makan kamu, guys. Banyak lo penyakit karena faktor makanan, salah satunya diabetes.

Sekilas tentang Diabetes

Diabetes (diabetes melitus) adalah penyakit jangka panjang atau kronis yang ditandai dengan kadar gula darah (glukosa) yang jauh di atas normal. Glukosa sangat penting bagi kesehatan kita karena merupakan sumber energi utama bagi otak maupun sel-sel yang membentuk otot serta jaringan pada tubuh kita. Penyakit ini memiliki dua jenis utama, yaitu diabetes tipe 1 dan tipe 2.

Indonesia sendiri termasuk dalam 10 negara terbesar penderita diabetes. Pada tahun 2013, penderita diabetes di Indonesia diperkirakan mencapai sekitar 8,5 juta orang dengan rentang usia 20-79 tahun (dikutip dari Federasi Diabetes Internasional). Tetapi kurang dari 50% dari mereka yang menyadarinya. [www.alodokter.com]

Faktor penyebab diabetes adalah ketidakmampuan organ pankreas untuk memproduksi hormon insulin. Akibatnya, kadar glukosa akan meningkat dan dapat menyebabkan kerusakan pada organ tubuh.

Diabetes sering dikaitkan dengan obesitas. Makin tinggi indeks massa tubuh seseorang, maka risiko diabetes tipe ini juga meningkat. Diabetes akibat obesitas umumnya menyerang para manula.

Namun, tidak hanya orang yang diaetes dan manula saja yang bisa terserang penyakit diabetes. Diabetes juga dapat menyerang usia 20-40 tahun. Kebanyakan penderita diabetes tipe 2 tidak mengetahui bahwa dirinya terserang diabetes selama bertahun-tahun karena gejalanya yang tidak menonjol.

Maka dari itu, perlu adanya pengetahuan bagi kita tentang gejala diabetes.

gejala.jpg
Gejala Diabetes

Selain mengetahui gejala diabetes, hal terpenting yang harus kita lakukan mulaidari sekarang adalah pencegahan. “Mencegah lebih baik daripada mengobati”, kan?

Cara mencegah diabetes

Cara pencegahan diabetes 1 dan 2 sama harus mendapat suntikan insulin, dan yang paling penting adalah mengontrol kadar glukosa dalam darah dengan menerapkan pola makan yang sehat. Pola makan yang sehat dapat dimulai dengan makan makanan yang sehat, yang dapat mengontrol kadar glukosa dalam darah kita.

Kebanyakan faktor penyebab diabetes pada usia muda adalah karena makanan. Pada usia muda, orang-orang lebih menyukai makanan yang manis serta kebiasaan nyemil. Maka, kita sobat muda perlu berhati-hati terhadap makanan dan minuman manis yang kita konsumsi serta camilan yang kita makan hampir setiap waktu longgar kita.

Kita perlu belajar dari wanita muda imut dan sehat ini dulu, guys. Kita perlu kenal sama Ucik dulu, nih!

Ucik.jpg

Penasaran kan, Ucik nyemil apa. Kok sampai nggak takut kalau dia terkena diabetes? Ternyata, Ucik nyemil Diasweet Litebite dan dia menggunakan gula Diasweet untuk minum teh setiap pagi. Oke, giliran Ucik yang menjelaskan, makanan apa itu Diasweet?

Diasweet adalah produk andalan kita semua untuk membantu kita mengantisipasi penyakit diabetes karena diasweet aman untuk dikonsumsi baik yang muda maupun yang tua. Sebenarnya, produk diasweet tidak hanya sebatas gula rendah glukosa dan camilan yang sehat saja. Produk Diasweet mencakup:

3 macam.jpg

Ucik jelaskan satu-satu yaa..

  1. Diasweet Low Calorie Sweetener

Glukosa sering kali kita abaikan, padahal hampir di setiap makanan yang kita makan sehari-hari mengandung glukosa. Ada baiknya, jika kita mengontrol kadar glukosa yang kita konsumsi. Salah satu sumber penghasil glukosa paling banyak adalah gula. Maka, Ucik dan keluarga memilih untuk mengganti gulanya dengan Diasweet Low Calorie Sweetener yang sehat dan tentunya rendah kalori sesuai dengan namanya.

 

banerslide-sweetener

Diasweet Low Calorie Sweetener ini juga cocok untuk nenek Ucik yang menderita diabetes sejak setahun lalu. Walaupun keluarga Ucik tahu kalau Diasweet Low Calorie Sweetener ini merupakan pemanis buatan yang pastinya mengandung aspartam, tapi mereka justru tambah suka dan percaya dengan Diasweet ini setelah mendengar penjelasan dokter yang memeriksa neneknya kala itu.

dokter1

Dokter menambahkan lagi, agar Ucik semakin paham.

“Begini, dek. Contohnya, berat badan nenekmu 50 kg, maka jumlah asupan aspartamnya perhari adalah 2500 mg.”

Tiap tablet Diasweet Sweetener mengandung 18 mg aspartam, sedangkan tiap sachetnya mengandung 40 mg aspartam. Tentu saja keluarga Ucik bisa mencukupi kebutuhan masing-masing anggota, apalagi untuk neneknya yang merupakan penderita diabetes.

Keluarga Ucik biasa menambahkan Diasweet Sweetener pada teh yang mereka nikmati di waktu santai sambil menonton TV. Selain tetap merasakan manisnya teh yang sehat, keluarga bahagia itu juga merasakan manisnya kebersamaan.

  1. Diasweet Litebite

banerslidelitebite2

Nah ini dia kesukaan/favorit Ucik. Kenapa? Karena Diasweet Litebite ini sangat cocok buat Ucik yang suka ngemil saat-saat lapar yang tidak tentu datangnya. Ia mengubah kebiasaan lamanya yang suka nyemil coklat, kue, dan makanan lainnya dengan beralih kepada Diasweet Litebite.

Dia nggak perlu untuk stop nyemil coklat, kue, dan wafer kesukaannya, karena Diasweet Litebite ini tersedia dalam bentuk wafer, baked snack, dan cookies yang sangaaat lezaat, bebas serat dan sehat.

3

Kini Ucik sudah merekomendasikan teman-temannya untuk nyemil Diasweet Litebite karena Diasweet Litebite mengandung segudang manfaat seperti:

  • Membantu mengendalikan kadar gula darah pada penderita diabetes melitus tipe II.
  • Membantu memenuhi kebutuhan serat harian.
  • Terbuat dari bahan alami dan lemak nabati yang bersahabat untuk dikonsumsi vegetarian.
  • Membantu menurunkan kadar kolesterol dalam darah.
  • Membantu menjaga kesehatan fungsi saluran pencernaan.

Yang membuat Ucik tambah cinta sama Diasweet Litebite selain rasanya yang lezat adalah kandungannya yang kaya serat. Dengan begitu, dengan nyemil Diasweet Litebite ini tidak perlu takut berat badan bertambah dan pencernaan pun menjadi lancar. Sehingga, untuk teman-teman Ucik yang sedang dalam menjalani proses diet, tentu snack jenis ini sangat cocok untuk mereka. Selain itu, varian rasanya yang beragam menjadikannya tidak mudah bosan dengan Diasweet Litebite.

  1. Diasweet Litesip

Sudah sejak kecil Ucik dibiasakan untuk meminum susu setiap pagi. Selain kandungan kalsium yang tinggi untuk memperkuat tulang, rasa coklat favoritnya juga membuat Ucik kecanduan untuk meminum susu. Sehingga, di usianya sekarang, ia masih meminum susu untuk kesehatan tulangnya agar tetap fit dan sehat dalam melakukan berbagai aktivitas harian yang melelahkan.

Diasweet Litesip adalah minuman lezat bernutrisi, bebas gula dan rendah lemak dalam bentuk susu skim yang dapat diminum sebagai pelengkap nutrisi sarapan dan makan malam, untuk memenuhi kebutuhan nutrisi yang diperlukan oleh tubuh. Diasweet Litesip mengandung kalsium dan kolin yang tinggi yang dapat membantu menjaga kepadatan tulang, apalagi kalau diminum sejak dini.

Maka dari itu, nenek, ayah, dan ibu Ucik pun juga meminum Diasweet Litesip setiap pagi sebelum melakukan aktivitas untuk menjaga tulang mereka walaupun usianya mulai senja. Diasweet Litesip juga membuat hidup mereka bahagia karena tersedia dalam dua varian rasa:

2

Teman-teman Ucik heran, kok bisa sih si Ucik yang berat badannya bisa dibilang kelebihan (sedikit :D) dan hobi nyemil tapi malah tetep sehat, dan terlihat biasa kalau temannya mengingatkan akan penyakit diabetes kepadanya.

Seperti saat itu, Ucik sedang asyik mengerjakan tugasnya di rumah Sinta namun tetap nyemil Diasweet di depan laptopnya.

4

Ucik pun menjelaskan kepada Sinta kalau mencegah diabetes itu perlu dilakukan sejak dini. Namun, ia juga mengingatkan kepada Sinta kalau mencegah diabetes tidak cukup dengan mengubah pola makan dan makanan yang kita makan saja, tetapi juga harus rutin berolahraga agar tetap sehat dan bahagia.

“Jangan kamu pikir aku ini nggak olahraga, Sin. Aku jogging dulu setiap pagi walaupun cuma 10-15 menit sebelum pergi ke kampus.”

“Kok tetep gemuk aja, Cik?”

“Ini mah udah gen, Sin. Gemuk nggak papa, yang penting sehat dan bahagia, kan?”

Inilah arti sweetest life untuk Ucik. Walaupun ia lahir dengan gen gemuk dan mempunyai nenek penderita diabetes, yang berarti ada kemungkinan penyakit diabetes itu menurun, ia tetap merasa senang dan sehat sepanjang waktu. Tiada arti baginya dengan meninggalkan kebiasaan lamanya untuk nyemil coklat, minum minuman manis, bahkan jarang olahraga karena ia merasa untuk menjadi sehat memang perlu untuk melakukan sesuatu hal. Buktinya saja, dengan mengganti cemilan, gula, dan mulai rajin berolahraga ia malah menjadi lebih sehat dan bugar, begitu pula dengan anggota keluarganya yang lain. Ia dan keluarganya merasa bahagia dan tetap sehat, bahkan bugar dan fit dalam melakukan aktivitas keseharian yang menumpuk. Ia sangat berterimakasih kepada Tuhan yang telah memberinya kesehatan sepanjang usianya sekarang, dan yang telah memberikan kebahagiaan diantara keluarganya.

Ia juga merasakan The Sweet of Life with Diasweet. Dengan camilan, gula, dan susu dari Diasweet ia tetap tidak meninggalkan begitu saja hal yang ia sukai, yaitu coklat. Ia juga merasa dengan hadirnya Diasweet di ranah keluarganya, ia selalu menikmati quality time dengan keluarganya dengan bahagia. Bahkan, ia masih merasakan keceriaan dengan neneknya yang merupakan penderita diabetes. Bukankah ini adalah semanis-manisnya hidup?

———–

Sobat bisa liat kan, bagaimana bahagianya hidup seseorang kalau orang itu sehat? Tentu sehat dulu baru bahagia, kan? Setelah di jelaskan Ucik di atas, kita jadi tahu gejala-gejala diabetes. Dengan mengetahui gejala sejak dini, kita bisa lebih cepat untuk mengambil langkah pencegahan. Diabetes bisa menyerang siapa saja, sobat muda. Maka dari itu, perlu adanya usaha dari kita untuk tetap sehat. Yang paling mempengaruhi dari kesehatan kita adalah makanan dan kebiasaan.

Setelah membaca cerita Ucik di atas, pasti sobat muda langsung beranjak dari sekarang. Yang suka nyemil nggak terkontrol, jadi lebih terkontrol. Yang sebelumnya malas berolahraga, jadi rajin berolahraga. Dan beranjak dari kebiasaan buruk lainnya menjadi kebiasaan yang baru. Lagian, pasti sobat muda semua sudah membuat resolusi di tahun 2017 kan? Jangan lupa untuk mencantumkan poin “Lebih sehat dan bahagia” di daftar resolusimu.

Jika kamu sehat, pasti kamu bahagia. Tetap semangat dan sehat, kawula muda!

 

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s